Pemenang Pembalap Moto GP 2015


Moto GP 2015 telah berakhir dan siap memulai musim baru. Namun, cerita dari moto GP 2015 ini masih tetap mengingatkan kita pada drama yang mewarnai seri moto GP tahun tersebut. Kali ini sewa motor jogja akan kembali mengulasnya.

Seperti yang kita tahu bahwa drama yang bisa dikatakan sebagai klimaksnya yaitu ketika Marquez terlihat ditendang oleh Rossi. Rossi pun akhirnya mendapatkan banyak protes bahkan Lorenzo mendukung Marquez. Padahal, yang kita tahu Lorenzo ini satu tim dengan Rossi dari Yamaha. Otomatis, dengan adanya kasus ini, Lorenzo berkesempatan besar memenangkan juara dunia moto GP 2015. 

Rossi tentu kesal dengan hal tersebut, tidak heran jika ia sempat melontarkan pernyataan yang cukup membuat penggermar moto GP jadi memiliki banyak scenario mengenai kejadian ini sebagai perkiraan masing-masing. Menurut Rossi, kemenangan Lorenzo ini dibantu oleh Marquez dan rekannya yang sama-sama dari Honda asal Spanyol, Dani Pedrosa. Rossi tentu tidak asal melontarkan kata-katanya, mengingat kontroversinya bersama Marquez di Sepang, kasus tendangan tersebut adalah salah satu bukti dimana Marquez memang ingin Lorenzo yang menang. Alasan pribadi tentu menjadi penyebabnya.

Sebelum komentar akan kemenangan Lorenzo di akhir seri moto GP 2015 lalu dimana ia dinobatkan menjadi juara dunia moto GP musim tersebut, komentar mengenai kasus drama tendangan tersebut sudah lebih ramai dan menjadi awal dirangkainya scenario membuat semuanya berkaitan. Fans moto GP ada yang membela Marquez dan ada yang membela Rossi. Fans yang membelam Rossi tentu memiliki pendapat yang sama dimana ketiga pembalap yang menjadi lawan kuat Rossi dalam gelaran kejuaraan tersebut bersekutu untuk membuat Rossi gagal meraih juara dunia yang tinggal beberapa langkah lagi bisa diraihnya.

Bagaimana kesimpulan persekongkolan ini bisa dijadikan alasan, mungkin kita bisa kembali ke gelaran moto GP di Silverstone, Inggris. Pada laga tersebut, Rossi adalah juaranya. Marquez pun menempati posisi kedua. Pada kesempatan tersebut ia sempat mengatakan jika Honda, timnya akan menjadi pengengah antara Lorenzo dan Rossi yang selama ini menjadi rival dan selalu jadi juara yang difavoritkan. Ucapan ini kemudian terbukti, dimana pada balapan selanjutnya, kalau tidak Marquez, pasti Pedrosa akan menang menengahi Rossi dan Lorenzo yang menang. 

Puncaknya kemudian tendangan Rossi di Malaysia yang membuat lahirnya dua kubu pembela Rossi dan Marquez. Rossi termasuk banyak penggemar memang banyak yang merasa kejadian ini aneh. Marquez seolah memancing Rossi agar melakukan hal tersebut sehingga langkah Rossi menuju juara dunia terhambat. Rossi menduga jika Marquez memiliki dendam kepadanya mengingat pada GP di Belanda dan Argentina, Marquez kalah. Sepang pun seolah menjadi saksi dimana Marquez membuat Rossi akhirnya mendapatkan penalty akibat tendangan yang dilakukannya. Penalty ini membuat Rossi kehilangan poin dan harus start paling akhir pada GP selanjutnya di Valencia. Komentar di sana-sini serta banding Rossi tidak mendapat tanggapan sama sekali dan tetap dinyatakan bersalah dengan mendapat penalty tersebut.

Rossi membuktikan bahwa dia masih bisa balapan walaupun harus start paling belakang yaitu ke-26. Ia membuktikan bahwa dirinya layak menjadi juara dunia dengan berhasil menyalip 22 lawannya dan sampai pada posisi ke-4 ketika balapan berakhir. Sengitnya balapan sangat terlihat karena Lorenzo, Marquez, dan Dani Pedrosa tetap mempertahankan posisinya hingga lap terakhir dimana Rossi ada di belakang mereka. Walaupun di posisi 4, tepuk tangan kagum dan bangga pada kehebatan Rossi tetap menjadi yang paling menjadi sorotan saat itu. Pada laga terakhir ini sangat terlihat jika kedua pembalap Honda di belakang Lorenzo tersebut mengalah untuk kemenangan Lorenzo tersebut. Walaupun, dalam alasannya pembalap Honda tersebut mengaku jika ban yang digunakannya membuat sedikit tersiksa dan memutuskan tidak menyalip sang juara dunia tersebut. Menanggapai komentar para fans termasuk dari Rossi sendiri, baik Honda maupun Yamaha menegaskan tidak ada persekongkolan untuk kemenangan Lorenzo tersebut. Lorenzo juga mengatakan jika yang ada di posisinya sekarang adalah Rossi, pasti Rossi akan seperti dirinya. 

Kami pun, sewa motor jogja menjelang musim terbaru moto GP 2016 sudah siap dengan koleksi terbaru motor sportnya. Anda bisa menggunakan jasa sewa motor sport jogja untuk kebutuhan motor sport selama di Jogja. Koleksi motor sport dari sewa motor sport Yogyakarta merupakan motor-motor dari perusahaan ternama dunia yang mendukung para pembalap moto GP tersebut. Anda bisa menghubungi kami di 085743130870 untuk pemesanan dan juga mengetahui koleksinya. 

Subscribe to receive free email updates: