Candi Gembirowati Pesanggrahan Sultan Hamengkubuwono II


Candi Gembirowati menjadi pelengkap peninggalan sejarah candi yang banyak tersebar di Provinsi Daerah istimewa Yogyakarta. Berbeda dengan banyak candi lain yang ditemukan di kawasan Timur maupun utara Yogyakarta, candi yang diyakini merupakan peninggalan masa Hindu ini dibangun di atas perbukitan kapur yang letaknya dekat dengan Pantai Parangtritis. Meski begitu, candi ini tidak termasuk dalam wilayah Kabupaten bantul, akan tetapi secara administrative berada di dusun Watugajah, Girijati, kecamatan Panggang yang termasuk wilayah kabupaten Gunungkidul.

Candi Gembirowati Dekat Dengan Parangtritis

Menurut cerita rakyat yang berkembang di daerah tersebut, keberadaan Candi gembirowati tidak dapat dilepaskan dari sosok Dipokusumo, yakni salah seorang pelarian dari kerajaan Majapahit. Konon, Dipokusumo melarikan diri setelah kerajaan Majapahit runtuh akibat diserang oleh kerajaan Demak. Dirinya kemudian mendirikan sebuah candi yang dijadikan sebagai padepokan untuk mengajarkan dan mengembangkan ilmu kenuragan. Nama gembirowati sendiri dalam istilah Jawa diartikan sebagai kegembiraan yang baik. Tidak hanya sampai di situ, Dipokusumo juga dipercaya adalah tokoh yang memberi nama Pantai Parangtritis. Dari cerita yang beredar, nama Parangtritis dia dapatkan setelah bersemedi atau bertapa di candi yang dia bangun tersebut. Saat itu, dirinya melihat adanya tetesan air dari celah bebatuan karang, dan dari situlah kemudian dirinya memberi nama pantai tersebut dengan nama Parangtritis yang artinya air yang menetes dari bebatuan.

Saat berkunjung ke kompleks Candi Gembirowait, pengunjung akan dapat menemukan gerbang alami berupa pepohonan rindang berpadu dengan areal persawahan yang menghijau. Di depan kompleks candi, terdapat punden berundak. Saat pengunjung berdiri di atasnya dan memandang ke arah selatan, maka akan terlihat hamparan sawah yang membelakangi laut selatan. Dari sana juga dapat terdengar suara debu ombak pantai selatan, terlebih saat air pasang. Bangunan pesanggrahan berbentuk teras yang membujur dari barat ke timur. Menurut penelitian, arah tersebut menyimpang sekitar 20 derajat menghadap ke selatan. Bangunan candi sendiri memang menghadap ke selatan dengan tempat pemujaan menghadap utara. Tidak ada prasasti atau bukti yang menunjukkan secara pasti apakah Candi Gembirowati ini dijadikan tempat pemujaan Nyi Roro Kidul ataukah yang lain, namun dapat dipastikan bahwa candi ini adalah tempat pelarian keturunan Prabu Brawijaya yang merupakan raja terakhir kerajaan Majapahit.

Menurut warga sekitar, keberadaan Candi Gembirowati telah mereka ketahui sejak lama, namun kondisinya dulu runtuh karena tertimpa pohon. Pemugaran atau restorasi bangunan candi baru dilakukan oleh pemerintah pada sekitar tahun 1980-an dan sejak saat itulah mulai banyak dikunjungi wisatawan. Penelitian yang dilakukan oleh para ahli juga menemukan fakta bahwa kawasan candi ini dahulu juga digunakan oleh Sultan Hamengkubuwono II sebagai pesanggrahan. Untuk berkunjung ke kompleks candi, wisatawan tidak dipungut biaya apapun. Namun, sebelum memasuki kompleks candi, wisatawan harus terlebih dahulu memasuki portal Pantai Parangtritis dan membayar retribusi masuk. 

Menggunakan sepeda motor adalah opsi terbaik yang dapat diambil oleh wisatawan yang hendak berkunjung ke Candi yang terletak dari sebelah timur pantai Parangtritis tersebut. Wisatawan bisa menyewa sepeda motor di MANDIRI MOTOR yang berlokasi di Jl Lempuyangan no 8 PJKA 8 Yogyakarta atau tepatnya di depan stasiun Lempuyangan. Atau, wisatawan juga dapat memesan dan meminta delivery order dengan menghubungi nomor telepon 082134415485 atau di nomor HP 085743130870. Dengan menggunakan sepeda motor, maka wisatawan akan dapat dengan mudah mencapai kompleks Candi Gembirowati yang akses jalannya dikenal berkelok – kelok dan memiliki cukup banyak tanjakan.

RENTAL MOTOR JOGJA
Telp / SMS 085743130870
Telp / Wa 082134415485
Pin I : 335B1335
Pin II : 5B32E2348
Line : sewamotoryogya atau mandirimotor
Twitter : @mandirimotor atau @sewamotor15ribu
Jl lempuyangan No 8 PJKA 8 (Depan Stasiun Lempuyangan - Neon Box Kuning Mandiri Motor)

Subscribe to receive free email updates: