Pantai Ngobaran Tawarkan Pesona Bali di Yogyakarta


Ternyata, bukan hanya Bali yang memiliki pura di pinggir pantai, karena di kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, atau tepatnya di Pantai Ngobaran, objek wisata semacam itu juga dapat ditemukan. Sama seperti Bali, di pura tersebut, setiap kali menjelang hari raya Nyepi, umat Hindu juga melakukan ritual Melasti. Tidak hanya itu saja karena di pantai ini juga terdapat beberapa bangunan peribadatan yang lain yang letaknya cukup berdekatan yang menunjukkan bahwa toleransi antar umat beragam di Yogyakarta memang sangat terpelihara.

Harmonisasi di Pantai Ngobaran

Memang jika kita mencoba untuk membandingkan Pantai Ngobaran dengan pantai – pantai lain yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta, maka kita akan menemukan bahwa pantai ini menawarkan sesuatu yang berbeda. Di sini, wisatawan atau pengunjung akan dapat menemukan masjid, pura, tempat pemujaan para penganut kejawen (kepercayaan Jawa) dan petilasan Prabu Brawijaya V di lokasi yang cukup berdekatan. Di sana juga berdiri beraneka patung dari tokoh pewayangan dan garuda berdiri di antara pepohonan kamboja. Oleh sebab itu, banyak orang yang saat melihat foto – foto yang diambil di lokasi tersebut menyangka bahwa Ngobaran adalah salah satu pantai di Pulau Dewata, Bali.

Pantai Ngobaran sendiri tidak mempunyai garis pantai yang panjang, sebab pantai ini penuh dengan bebatuan karang berukuran cukup besar. wisatawan atau pengunjung yang ingin bermain air di pantai, cukup berjalan kaki sekitar 5 menit menuju pantai yang berada di sebelahnya, yang diberi nama Pantai Nguyahan. Meskipun hanya dipisahkan oleh tebing, namun karakter yang dimiliki kedua pantai tersebut amat sangat berbeda karena di Nguyahan wisatawan dapat bermain air di hamparan pasir putih yang sangat luas.

Ketika air laut sedang surut, wisatawan akan dapat melihat warga sekitar yang berprofesia sebagai nelayan mencari landak laut atau bulu babi dan memancing ikan si antara bebatuan karang. Bahkan, landak laut atau bulu babi yang memiliki duri – duri tajam, di tangan para nelayan sekitar bisa menjadi hidangan yang sangat lezat dan bergizi. Selain menjadi nelayan tradisional, banyak pula warga yang tinggal di sekitar Pantai Ngobaran dan Nguyahan yang mencari penghasilan dengan mencari rumput laut.

Menjelang hari raya Nyepi, Pantai Ngobaran akan ramai dikunjungi oleh para penganut Hindu yang tinggal di daerah Gunungkidul dan sekitarnya. Bagi wisatawan yang hobi fotografi, tentunya ini adalah momen yang tidak boleh terlewatkan karena upacara Melasti yang diadakan di sana sangatlah menarik untuk dijadikan objek foto. 

Letak Pantai Nguyahan dan Ngobaran berada di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jalan menuju kedua pantai tersebut sudah beraspal sehingga dapat dilalui kendaraan baik mobil maupun motor. Agar bisa mencapai kedua pantai tersebut, wisatawan bisa melalui jalan Yogya – Patuk – Playen – Paliyan – Trowono. Dari pusat kota Yogyakarta, waktu tempuh ke kedua pantai tersebut sekitar 2 jam perjalanan.
Salah satu cara terbaik yang bisa Anda pilih untuk bisa menuju ke Ngobaran dan Nguyahan adalah dengan menggunakan sepeda motor. Anda bisa menyewanya di MANDIRI MOTOR. Mengapa motor? Jalan dari Jogja ke Gunungkidul seringkali macet, terlebih saat musim liburan tiba. Selain itu, kontur jalan terbilang kurang mulus dan sempit meskipun sudah diaspal. Menggunakan transportasi umum sangatlah tidak ideal karena jumlahnya terbilang sangat sedikit. Anda dapat memesan atau melakukan booking terlebih dahulu motor yang akan Anda gunakan untuk ke Pantai Ngobaran dan Nguyahan di nomor telepon 082134415485 atau HP di 0857-4313-0870.

RENTAL MOTOR JOGJA
Telp / SMS 085743130870
Telp / Wa 082134415485
Pin I : 335B1335
Pin II : 5B32E2348
Line : sewamotoryogya atau mandirimotor
Twitter : @mandirimotor atau @sewamotor15ribu
Jl lempuyangan No 8 PJKA 8 (Depan Stasiun Lempuyangan - Neon Box Kuning Mandiri Motor)

Subscribe to receive free email updates: